Jumat, 29 Juni 2018

Lesson Plan before Teach The Students


NAME                        : Hoiriyanto
NIM                            : D05216012
CAMPUS                   : State Islamic University of Surabaya


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah           : MTs Budi Dharma Surabaya
Mata Pelajaran          : Bahasa Inggris
Kelas/Semester          : VII / 1
Materi Pokok             : Introduction
Alokasi waktu            : 2 X 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran:
1. Peserta didik mampu mengamati ungkapan atau tutur kata yang digunakan dalam introduction. Introduction adalah cara peserta didik memperkenalkan diri kepada orang lain. misalnya, nama, alamat, umur, hobi, dan lain sebagainya.
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi ungkapan yang digunakan dalam introduction. Misalnya ungkapan “good morning” adalah ungkapan sapaan, “good bye” adalah ungkapan perpisahan, “nice to meet you” adalah ungkapan rasa senang atau bahagia.
3. Peserta didik mampu membuat percakapan pendek (short conversation) dalam menggunakan ungkapan self-introduction secara personal maupun kelompok.
4. Peserta didik mampu menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan ungkapan introduction dengan benar dan tepat. Struktur teks dalam introduction adalah di mulai dengan nama, tempat tanggal lahir, alamat, dan lain sebagainya.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar (KD)
Indek Pencapaian Komulatif (IPK)
3.2 Mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait jati diri, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya. {Perhatikan unsur kebahasaan dan kosa kata terkait hubungan keluarga; pronoun (subjective, objective, possessive).

3.2.1 Peserta didik melakukan mengidentifikasi struktur teks dalam introduction.
3.2.2 Peserta didik dapat bertukar informasi tentang jati diri, keluarga kepada orang lain.
3.2.3 Peserta didik dapat membuat teks introduction secara baik dan benar.
4.2 Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait jati diri, pendek dan sederhana, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.2.1 Peserta didik mampu memberikan informasi terkait jati diri kepada orang lain.
4.2.2 Peserta didik mampu menyusun teks dalam bentuk interaksi transaksional baik secara tulisan dan lisan.
4.2.3 Peserta didik dapat mengetahui struktur dari teks introduction dan unsur kebahasaan yang baik dan benar.

C. Materi Pembelajaran:
Saat memperkenalkan diri (introduction) kepada orang lain, biasanya yang pertama kita ucapkan adalah salam (greeting), kemudian kita mengenalkan nama, tempat tinggal, usia, alamat, hobi, dan lain-lain.

Berikut adalah contoh cara memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris:
Hi, good morning every one! My name is Mia. I come from Bandung. I live in Margahayu. I live with my family. I am thirteen years old. I was born in Bandung on February 22nd, 2003. I study in SMPN Bandung 5. My father’s name is Andy and my mother’s name is Susan. I have two older sisters and one little brother. My telephone number is 081565851. 
My hobby is swimming. My favorite color is red. My favorite subject is Indonesian. My favorite food is toast and my favorite drink is milk. My favorite fruit is apple and my favorite vegetable is potato.
1. Introducing yourself the responses, there is a range of ways to introduce yourself to people.
Introducing yourself: Here are expressions to introduce yourself:
• My name is …
• I’m ….
• Nice to meet you; I come from…..
• Pleased to meet you; I’m ….
• Let me introduce myself; I’m …
• I’d like to introduce myself; I’m … Useful responses
• Hi. I’m Nita
• Hello, Ahmad. I’m Faiz. Glad to see you
• Hi. Nita. I’m faiz. I’m from Salatiga.
2. Introducing others The responses
Introducing others: Here are expressions to introduce others:
• Jack, please meet Nicolas.
• Jack, have you met Nicolas?
• I’d like you to meet Liza.
• I’d like to introduce you to Betty.
• Leila, this is Barbara. Barbara this is Leila. Useful responses other people:
• Nice to meet you.
• Pleased to meet you.
• Happy to meet you.
• How do you do?
3. Leave-taking Responding:
• Goodbye.
• Sorry, I must go now.
• Take care.
• Goodnight, Laela.
• Have a nice day. • Bye bye.
• O.K see you.
• Thanks.
• Sure. Thank you.
• Goodnight, Laela.
4. Greetings The Responses greetings:
• Hello!
• Hello! Good morning etc
• How are you?
• How are you doing?
• How is everything?
• How’s everything going?
• How have you been keeping?
• I trust that everything is well.
• Hi.
• What’s up?
• Good to see you.
• How are things (with you)?
• How’s it going?
• How’s life been treating you? Responses
• Very well, thank you and how are you
• I’m good/okay/alright
• Very well. Thank you.
• Goodmorning
• I’m fine
• I’m fine too
• Fine, thanks
• Not to bad, thanks
• Oh pretty good
• Exellent
5. Untuk membuat introduction menggunakan Past tense.
Positif: Subjek + V2
Negatif: Subjek + Did not + V1
Pertanyaan: Did + Subjek + V1 +?
D. Metode Pembelajaran:
Dalam metode pembelajaran ini guru menggunakan metode Grammar Translation Method (GTM). Grammar Translation Method adalah metode penerjemah disaat peserta didik tidak tahu mengenai kalimat atau kata dalam Bahasa Inggris. Dengan metode ini guru dapat membantu peserta didik untuk menerjemahkan kalimat atau kata yang sulit mereka pahami.

E. Sumber Belajar
Berikut beberapa sumber untuk menunjang dalam kegiatan belajar mengajar:
1. Buku:
Judul Buku  : Bahasa Inggris ”when english rings a bell” kelas 7.
Pengarang    : Yuli Rulani K, Asep Gunawan dan Siti Wachi.
Penerbit        : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun           : 2014

2. Youtube:
Judul Video : How to introduce yourself
Uploded by  : Candy Line
Tahun          : 2015
3. Link:

F. Langkah-Langkah Pembelajaran
Terdapat tiga komponen dalam menentukkan langkah-langkah pembelajaran, yaitu:
1. Pendahuluan
2. Inti
3. Penutup
Langkah Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu


Guru
Peserta Didik
Alokasi Waktu
Opening
-Guru mengintruksikan kepada peserta didik untuk berdoa sebelum memulai pelajaran.
-Guru memberi salam kepada para peserta didik.
- Guru mempresensi kehadiran peserta didik dengan cara di panggil namanya satu persatu.
-Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
-Guru menginformasikan model pembelajaran yang digunakan selama pembelajaran.
-Guru memberikan penugasan kepada siswa secara individu.
-Peserta didik berdoa bersama-sama.

-Peserta didik menjawab salam dari guru.
-Peserta didik mengangkat tangan ketika nama mereka di panggil.
-Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru.
-Peserta didik memperhatikan penjelasan dari guru.

-Peserta didik memperhatikan penjelasan dari guru.





20 menit
Inti
-Guru menugaskan kepada siswa untuk membuat teks tentang cara memperkenalkan diri secara baik dan benar.
-Guru meminta siswa untuk membacakan hasil teks yang telah dibuat di depan kelas.
-Guru meminta para siswa untuk memperhatikan temannya yang maju di depan kelas.
-Peserta didik membuat teks perkenalan diri (introduction).


-Peserta didik membacakan hasil teks perkenalan diri di depan kelas.
-Semua peserta didik memperhatikan temannya yang maju ke depan.




50 menit


Penutup
-Guru meminta siswa untuk menyimpulkan tentang materi pembelajaran yang telah di pelajari.
-Guru mengintruksikakn peserta didik untuk berdoa sebelum pulang.
-Guru memberikan salam kepada para peserta didik.
-Peserta didik menyimpulkan tentang materi yang telah mereka pelajari.

-Peserta didik berdoa bersama-sama.

-Peserta didik menjawab salam dari guru.




10 menit


G. Penilaian

Rubrik Penilaian Sikap
Aspek yang dinilai:
·         Speaking, Writing dan Performance
Aspek
SB (4)
B (3)
C (2)
K (1)
Speaking
Peserta didik memiliki pronunciation yang jelas dan intonasi yang baik.
Peserta didik memiliki intonasi yang baik namun pronunciation tidak jelas.
Peserta didik memiliki intonasi yang baik dan jelas
Peserta didik memilik pronunciation yang tidak jelas dan intonasi yang terlalu cepat.
Writing
Siswa mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang memiliki keragaman latar belakang
Siswa mulai mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang memiliki keragaman latar belakang
Siswa belum mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang memiliki keragaman latar belakang
Disiplin
Siswa selesai membuat laporan diskusisebelum waktu yang ditentukan
Siswa selesaimembuat laporan diskusi tepat padawaktu yang ditentukam
Siswa selesaimembuat laporan diskusi setelah 1-2 menit dari waktu yang ditentukan
Siswa selesaimembuat laporan diskusi setelah ≥ 3 menit dari waktu yang ditentukan

Keterangan:
Skor maksimum = 12                                                                                                  
Nilai= (skor yang diperoleh/skor maksimal) x 100%




Surabaya, 16 Mei 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah                                                 Guru Mata pelajaran Kimia


Drs. H. Usman, M.M                                    Edy Sabara, S.Pd.
NIP. 19670524198621005                            NIP. 197607242005021002


Note: Copas boleh, tapi budayakan untuk menyertakan source nya dengan begitu Anda belajar untuk menghargai karya orang lain!!!!!

Rabu, 27 Juni 2018

My Introduction


Hi, everyone... let me introduce myself. My name is Hoiriyanto usually my friends called me Riyan. I from Indonesia, especially in Jl. Kali Rungkut No. 84 of Surabaya.  I was graduated in vocational high school one of Surabaya with major is Hotel Accommodation. After that I continue my study in State Islamic University of Surabaya with major Education English Department. Anyway, I'm not good when I learn about English but I think English language is really important for me, my career on the future. That's why I chosen English department and I hope that will be going well.

I have some hobbies such as playing music, basketball, reading, writing, swimming, and fishing. But, the most my favorite hobbies is playing music and basketball. I’m really love it. If you ask me why? I don’t know because it’s about my feeling not my logical. Definitely, when I doing it I’m feel so happy. I played basketball with my friend’s usually on weekend and played music every time as possible I can to do it. Just play for make me happy. Yeaa, usually in my free time sometimes I wrote a song and record it after that I upload on my Youtube chanel. So, if you want to know my song just visit this link guys my Youtube. Thank you...



Senin, 21 Mei 2018

EFL Resources

Hi, everyone here I would like to share to you some references if you want learn English more well. So, check this out!!!!


1. Learnenglish.britishcouncil.org



On this website a lot of tips on IELTS there are many sharing tips from people who have followed IELTS from various countries are directly displayed in the form of video is certainly very useful for those of you who are hunting tips for IELTS success. If you want to pronoun like a British please visit this Learn English British and you will get it.  Not only that a variety of material materials about the structure, listening and reading and even the game you can find here.


2. Teacherplanet.com



For this web is different like previous web. This web have many various pages of material presentation about English, but it seems more advanced level or more to the teachers of teachers, from the domain name alone is plasticity if the website is indeed presented to the teacher. Can be seen from the web page that provides lesson plan, lesson template and others. If you want to try, please click here Planet Teacher.


3. Englishraven.com



This website is not less important than some websites that I have described above, here also you can examine more deeply various kinds of articles, learner's video either in the form of grammar, reading, speaking and listening. All presented with a neat and easy to follow. Special for teachers or English instructors whether it is teaching EFL or ESL here you can get various tools to support your teaching process. There are many, but not all free there are also paid. If you want to try, please click here English Raven.


4. English-zone.com



This website is also the same with some websites that I have described above. But I recommended this web because is a good web more tidy than other, detail and complete with tips and tricks are also a lot here. Please click here to know more English Zone.


5. CourseraCouses.org


Every course on Coursera is taught by top instructors from the world’s best universities and educational institutions. Courses include recorded video lectures, auto-graded and peer-reviewed assignments, and community discussion forums. When you complete a course, you’ll receive a sharable electronic Course Certificate. Are you interest? Come on click here Coursera Courses.


6. TEFL, TESOL & ENGLISH Teacher: Resources & Jobs



On this web that provides many advantages. We can discuss or asks about anything we want to know about TEFL and TESOL. Not only that we can also find many references here to facilitate us in doing tasks and also looking for work and new friends for us to practice in learning English. If you want to join on this group discussion. You must have facebook account after that you can join. I’m really recommend this because I think this is very nice and easy to learn. So, what are you waiting for? Let’s get started on here Group Discussion TEFL & TESOL.

Thanks you for visit my blog. I hope that is useful for you all.



Minggu, 20 November 2016

Suara Untuk Ahok!!


Akhir-akhir ini Indonesia di warnai dengan aksi tegang khususnya di Jakarta. Hal ini disebabkan oleh berita hangat mengenai tentang Bapak Ahok. Saya pribadi sebenarnya enggan berkomentar tentang apa yang terjadi saat ini. Tapi Dosen saya berkata “Sebagai generasi muda kamu harus bersifat kritis, kamu generasi muda harus membuat masa depan bangsa lebih baik, jangan sampai sikap acuhmu membiarkan orang-orang tinggi disana menguasai jalannya pemerintahan Negara dengan mementingkan kepribadian perindividu. Nasib kalian tergantung pada orang diatas saat ini (pemerintahan) kalau kamu sebagai generasi muda hanya diam bersikap acuh seperti ini, akan jadi apa bangsa ini untuk kedepannya.”

Mendengar perkataan dosen tersebut, timbul beberapa opini di dalam pikiran saya. Dan kali ini akan saya coba menuangkan apa yang ada di benak saya melalui tulisan ini. SAYA TIDAK PEDULI orang nanti mau berpendapat apa atau menilai saya seperti apa tentang komentar saya ini. Yang jelas ini hanya openi saya, yang muncul dari pemikiran saya sendiri. Terlepas kurang dan lebihnya SAYA MOHON MAAF.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah Negara kesatuan. Di dalam pancasilapun sudah terdapat cita-cita dan harapan rakyat Indonesia. Pada sila pertama di jelaskan bahwa Negara Indonesia adalah Negara yang sangat mengutamakan atau menghormati tentang agama. Orang Indonesia wajib memiliki agama itu sebabnya orang Ateis tidak ada di Indonesia.

            Permasalahannya sekarang kenapa orang-orang mukmin di Indonesia ini bertindak egois. Padahal sudah di jelaskan di dalam Undang-Undang Dasar pada pasal 28 E ayat 1, 2 dan pasal 29 ayat 1, 2.



Disana sudah di jelaskan bahwa setiap orang bebas memeluk agama yang mereka yakini dan Negara pun menjamin tentang keamanan seseorang dalam memeluk agamanya masing-masing. Tapi yang terjadi saat ini, bisa kita lihat sendiri. Kita sebagai orang mukmin menghakimi mereka yang beragama lain. permasalahannya karna di waktu yang lalu Bapak Ahok menistakan agama Islam. Karna hal ini orang-orang mukmin marah dan menuntut keadilan. Dalam konteks ini yang ingin saya pertanyakan. “Keadilan seperti apa yang ingin kita dapatkan?”

Sebelumnya SAYA MOHON MAAF yang sebesar-besarnya jika pendapat saya ini salah. Saya sadar, saya hanyalah rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa tentang apa yang terjadi disana. Tentang dunia politik atau pemerintahan di Negeri ini. Namun yang saya ketahui adalah bahwa saya pemuda Indonesia, yang berbangsa Indonesia dan lahir di Indonesia. Oleh karena itu saya ingin menyampaikan atau mengeluarkan pendapat saya pribadi melalui tulisan ini.

1.     Kita hidup di suatu Negara kesatuan yang memiliki beragam suku, budaya dan tak luput juga dari segi agama. Lalu yang ingin saya sesalkan kenapa orang mukmin bersikap begitu egois hingga menghakimi seseorang dengan sedemikian rupanya. Saya disini berfikir rasional saja, bahwasanya kita tidak hidup di Negara Islam. Kita adalah kesatuan NKRI atas dasar pancasila itu sendiri. Lalu kenapa kita beranggapan bahwa Negara ini adalah Negara Islam, dan agama Islam lah yang harus di utamakan. Sebagai Negara kesatuan agama yang lain juga memiliki hak akan keberadaan mereka di Indonesia ini, lalu kenapa kita bertindak seakan ini paling berkuasa?

Saya menyadari bahwa agama Islam di Indonesia menjadi agama mayoritas, tapi bukan berarti kita bisa bertindak seenaknya sendiri tanpa memikirkan terlebih dahulu dampak dari apa yang kita lakukan. Di dalam dunia pendidikan yang selama ini saya tempuh, para guru selalu mengajarkan kepada saya bahwa Islam adalah agama yang cinta damai, penuh kasih sayang, toleran, penyelamat, dll. Tapi apa yang kita lakukan pada tanggal 4 November kemarin bisa saya katakana sebuah coretan merah terhadap agama Islam itu sendiri.


Sekarang coba pikir, setelah kejadian aksi demo yang begitu luar biasa. Apa orang Non Muslim akan bersikap respect terhadap agama Islam setelah ke aroganan yang kita tunjukkan. Apakah mereka Non Muslim akan berpendapat bahwa kita ummat yang cinta damai, penuh kasih sayang? Setelah apa yang kita lakukan? Dan masih banyak pertanyaan lain yang mereka pertanyakan di dalam hati para Non Muslim. Karna jujur saja, teman-teman di sekeliling saya yang Non Muslim mulai bersikat rasis terhadap orang Islam. kejadian 4 November yang lalu seakan menjadi doktrin bagi mereka, merusak pandangan mereka yang Non Muslim terhadap Islam.
  
2.      Di dalam konteks ini saya tidak membela mereka Non Muslim atau membenarkan tentang berita mengenai Bapak Ahok. Saya disini hanya mencoba bersikap rasional saja dengan memegang teguh asas dasar pencasila sebagai pendangan hidup bangsa Indonesia. SAYA MOHON maaf kepada kepada orang mukmin. Disini saya bukan tidak mau membela agama saya, yang katanya telah di nistakan oleh orang Non Muslim. Allah memberikan kita akal supaya kita mau berfikir dan yang saat ini kalian baca adalah hasil dari buah pemikiran saya.


Di dalam ruangan kecil saya memantau perkembangan berita melalui televisi. Terbesit tanya di dalam pikiran saya. Sebenarnya ini berdemo atas asas ketuhanan apa atas dasar politik. Seperti yang kita tahu, bahwa Bapak Ahok mengalahkan para musuhnya di karenakan Bapak Ahok disegani banyak orang karena kepemimpinannya. Bisa jadi moment inilah moment terbaik yang di dapatkan oleh para pesaing Bapak Ahok di dalam dunia politik untuk menjatuhkan Bapak Ahok.
Satu implementasi yang sangat menonjol dalam aksi demo beberapa hari yang lalu adalah mengenai agama Bapak Ahok yang Non Muslim. Mereka para pendemo menyuarakan bahwa bahwa Bapak Ahok tidak pantas menjadi pemimpin karena beliau adalah Non Muslim. Hal ini menjadi tanda tanya bagi saya pribadi, sebenarnya aksi demo yang lalu itu menuntut keadilan tentang agama yang dirasa di nistakan atau hanya sebagai ajang kambing hitam? Jika memang tuntutan aksi demo yang lalu untuk meruntuhkan kepemimpinan Bapak Ahok karena agama beliau lalu kenapa keberadaan Bapak Ahok dalam kepemimpinannya baru di pertanyakan setelah ada peristiwa penistaan agama.

Pikirkan ini! Sebelum adanya pemberitaan mengenai Bapak Ahok yang menistakan agama Islam, apakah kita mempermasalahkan agama beliau? Dan ketika Bapak Ahok mencalonkan diri sebagai Gubernur di Jakarta, apakah pemerintah melarang Bapak Ahok mencalonkan diri karena agamanya? Kan tidak, Bapak Ahok ikut bersaing hingga akhirnya beliau menang itu karena rakyat yang memilihnya, namun setelah peristiwa yang sedang panas saat ini, kita mempertanyakan tentang agama Bapak Ahok? Setelah kerja keras beliau untuk kita, terutamanya bagi mereka yang ada di Jakarta. Yang perlu di garis bawahi, bahwa pemerintah pun tidak melarang Bapak Ahok mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur (PILGUB) karena Presiden pun sadar bahwa Indonesia ini bukanlah Negara Islam, kita hidup di Indonesia atas asas Pancasila yang berketuhanan, lalu hal apa yang harus di permasalahkan? Tentulah di balik peristiwa 4 November kemarin menjadi tanda tanya yang harus kita pikirkan. Jika kalian bertanya bagaimana perasaan saya ketika mengetahui berita mengenai penistaan agama tersebut. Jujur saya marah, namun di balik itu semua saya mencoba menenangkan diri saya. Karna saya tahu amarah itu adalah sifat yang di taburkan oleh setan ke dalam hati seseorang, dan saya percaya Allah lebih tahu atas segalanya yang belum kita ketahui sebagai hamba-Nya.

3.      Mengutip dari perkataan Presiden ke-4, almarhum KH Abdurrahman Wahid, yang biasa kita kenal dengan panggilan Gus Dur. Beliau pernah berkata, “Tidak penting apapun agama atau suku mu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain, orang tidak akan bertanya apa agama mu.”
Perkataan inilah yang seharusnya kita pegang saat ini. Ketika kita bisa melakukan suatu kebaikkan kepada orang lain, orang tidak akan bertanya apa agama mu? Dari mana kamu berasal? Apa suku mu? Pernakah ketika kamu berbuat baik kepada orang lain, orang tersebut akan bertanya demikian kepada mu? Saya rasa tidak. Orang yang Anda bantu hanya akan mengucapkan terima kasih seraya tersenyum karna Tuhan masih menyediakan orang baik di dunia ini ketika dominan orang hanya bersikap acuh dan egois dengan dunia mereka sendiri.

Allah memberikan kita akal supaya kita mau berfikir, dan Allah memberikan kita mata agar kita mampu melihat, menerawang jauh sampai dimana batas mampu kita dapat melihat. Sama halnya dengan kasus yang sedang booming saat ini. Ketika orang Muslim menjudge Bapak Ahok atas kasusnya penistaan agama. kita sebagai umat Islam harusnya melihat masalah ini  dengan seksama jangan hanya dari segi satu sudut pandang saja. Seharusnya kita lebih pintar dalam menanggapi hal seperti ini, karna kita orang Muslim. Orang Muslim di kenal sebagai orang yang hebat, tapi kenapa kita mau di bodohi dengan hal-hal yang justru malah menghancurkan persaudaraan atau bahkan image jati diri Islam itu sendiri.

Sekarang banyak orang menentang keberadaan Bapak Ahok sebagai pemimpin di karenakan beliau beragama Non Muslim. Pertanyaan saya, kenapa hal ini baru di permasalahkan sekarang setelah terjadi peristiwa penistaan agama saat ini? Kenapa dulu agama beliau (Bapak Ahok) tidak menjadi masalah ketika beliau mencalonkan diri sebagai Gubernur. Banyak yang ingin Bapak Ahok lengser, karna sesuai dengan surat Al-Maidah ayat 51 yang berbunyi, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(mu), mereka satu sama lain saling melindungi. Barang siapa di antara kamu yang menjadikan teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”
Dari ayat tersebut, memang menjelaskan bahwa kita dilarang untuk mengangkat orang Non Muslim sebagai pemimpin. Jika kalian setuju dengan hal tersebut. Coba kalian pikirkan hal ini.

a.   Bagaimana bisa kita melarang orang Non Muslim untuk menjadi seorang pemimpin sedangkan jika kita hidup di Indonesia yang berpegang pada asas Pancasila, bahwasanya Indonesia adalah Negara yang berkesatuan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Negara Indonesia adalah bangsa yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam budaya, suku, daerah dan agama. Lalu bagaimana kita bisa melarang mereka yang Non Muslim untuk menjadi seorang pemimpin? Dalam Undang-Undang pun juga sudah di jelaskan bahwa setiap warga Negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Lalu apa yang harus kita pertanyakan? Setiap orang memiliki hak, setiap orang memiliki kebebasan untuk mengeksplore jati diri mereka. jadi sebagai rakyat yang baik, mohon sekiranya jangan bersikap rasis yang mengutamakan kepentingan diri sendiri. Ingat! Negara ini bukan Negara Islam, tetapi Negara kesatuan yang semboyannya ada pada “Bhenka Tunggal Ika” kalau sekiranya kepemimpinan Bapak Ahok terhambat karena agamanya. Saya usul, bagaimana kalau kita #IslamkanAhok biar masalah clear, jadi kita tidak perlu harus saling berselisih antarsesama rakyat Indonesia (hahahaha)

b.      Jangan merasa paling benar! Dalam konteks ini, bukannya saya menyalahkan atau membela sepihak. Namun terkadang kita sebagai orang Muslim merasa bahwa agama kita yang paling benar. Untuk hal ini SAYA MOHON MAAF jika saya salah. Saya tahu agama Islam adalah agama terakhir dan kitab Al-Qur’an sebagai penyempurnaan dari kita-kitab sebelumnya. Tapi bukan hal itu yang ingin saya bahas. Saya ingin mengajak anda untuk berfikir, coba kita analogikan bersama. Disaat kita beranggapan bahwa Islam adalah agama yang paling benar. Dan Al-Qur’an adalah kitab yang di turunkan oleh Allah. Jika hal ini yang dirasa paling benar dan kita sebagai ummat menyalahkan yang lain. coba pikirkan ini. Saya ambil contoh orang Nasrani. Buka pikiran kalian dan pikirkan ini, mereka juga memiliki agama, dan mereka juga memiliki kitab, yaitu kita Injil. Bukankah kitab injil juga diturunkan Allah melalui Nabi Musa. Secara tidak langsung Kristen juga agama Allah. Apakah kita para Muslimin akan menyangkal hal tersebut? Kalau kita berpendapat agama mereka salah? Lalu bagaimana dengan Islam? kita memiliki kesamaan, yaitu sama-sama agama Allah dan kitabnya pun di turunkan dari Allah. Yang membedakan hanya masanya, dan menurut pengetahuan yang sudah saya dapatkan di bangku sekolah bahwa agama Islam adalah agama terakhir yang di turunkan Allah sebagai penyempurna dari segala kitaB yang telah di turunkan Allah. Selain Injil juga ada kitab Allah seperti kita Zabur, Kitab Taurat, apa kita akan beranggapan bahwa kitab tersebut salah? Itu juga dari Allah? Jika kita melakukan itu, saya rasa betapa egoisnya kita sebagai ummat.

Disini saya tidak berbicara mengenai mana yang paling benar dan mana yang paling salah. Dalam konteks ini semua orang akan merasa paling benar atas agama yang mereka yakini. Seperti kita meyakini agama Islam, kita akan beranggapan bahwa agama Islam lah yang paling benar dan begitu pula dengan mereka yang meyakini agamanya selain kita. Lalu apakah kita akan merusak keyakinan mereka? atau memaksa mereka untuk masuk Islam? Maaf, saya rasa orang Islam sejati tidak akan sejahat itu. Memang sulit untuk di selesaikan ketika saling beranggapan bahwa kitalah yang merasa paling benar, solusinya yaitu dengan kita saling menghargai satu sama lain, menjalani kehidupan dengan rukun agar terciptanya kesejahteraan membuat Indonesia ini lebih indah. Di dunia kita hidup untuk bersama, namun ketika kita meninggal kita akan memiliki jalan kita sendiri nantinya. Oleh karena itu jangan permasalahkan tentang apa agama kita, apapun yang kita yakini, biarlah itu menjadi suatu rahasia kita dengan Tuhan kita.
  
Setiap orang yang beragama akan merasa bahwa agama merekalah yang paling benar, karena mereka telah meyakini itu benar. Lalu apa hak kita untuk memutuskan keyakinan itu. Saya sangat setuju dengan Bapak Gus Dur, bahwa seseorang tidak akan bertanya apa agama mu ketika kita dapat berbuat baik kepada orang lain. setiap agama sama-sama diajakarkan tentang kebajikan, memiliki nilai unsur kebaikkan dan memuliakan Tuhan sesuai keyakinan mereka. Lalu hal apa yang harus di permasalahkan. Tidak penting apa agama mu, yang terpenting apakah hidupmu dapat berguna untuk orang lain? karena Tuhan mu menciptakan mu ke dunia ini bukan hanya untuk sekedar hidup, melainkan bagaimana kita bisa menjalin hubungan yang baik antarsesama, saling tenggang rasa, untuk Indonesia menjadi lebih baik.

Sebenarnya permusuhan ataupun perpecahan dalam suatu lingkungan hidup itu adalah disaat di setiap individu atau kelompok merasa bahwa merekalah yang paling benar, sehingga muncul pertikaian yang pada akhirnya menghancurkan tali persaudaraan. Jika kita mau menengok ke belakang, ketika bangsa Indonesia di jajah oleh para penjajah. Rakyat Indonesia bersatu untuk mengusir para penjajah dari Indonesia. Apakah saat itu mereka menanyakan “apa agamamu?” bukan itu yang mereka pikirkan, tapi yang mereka berpikir bagaiamana mereka bisa mengusir penjajah untuk hidup yang lebih baik dan sejahtera bersama tanpa ada penderitaan yang harus dirasakan satu sama lainnya. Itu point utama sebagai bangsa yang hidup di dalam kedaulatan Pancasila. Dan kalau kita mau berfikir lagi, bukankah banyak peristiwa-peristiwa pengeboman yang dilakukan orang muslim atas dasar jihad yang mereka yakini. Coba kalian pikir, kalau orang-orang Non Muslim mau mungkin mereka akan melakukan demo pula ke pemerintah untuk meminta hak mereka, tentang rasa aman dalam menjalani agama yang mereka yakini. Tapi kita lihat? Mereka tidak melakukan itu? Lalu ada apa dengan kita? Silakan anda renungkan itu sendiri.

c.      Ketika kita sebagai orang muslim mempermasalahkan kepemimpinan Bapak Ahok karna agamanya bukan karna keberhasilannya sebagai pemimpin. Itu menurut saya adalah penilaian yang sangat tidak masuk akal. Coba kalian lihat dengan hati nurani kita. Para pemimpin yang notabennya Islam malah melakukan korupsi, menghabiskan uang rakyat, sedangkan sisi yang lain ada pemimpin yang jujur, bijaksana, kerja nyata bukan hanya bicara besar, tapi beliau Non Muslim apa kita akan membuang orang itu? Saya rasa kalau logika kita masih ada di dalam kepala kita, pastinya kita akan memilih orang yang Non Muslim dengan memberikan bukti nyata untuk kesejahteraan rakyat bukan hanya memberi janji palsu yang pada akhirnya menderitakan rakyat.

Sebelum peristiwa penistaan agama yang di alami Bapak Ahok, orang-orang muslim yang ada di Jakarta sangat antusias terhadap kepemimpinan Bapak Ahok. Hal itu dikarenakan Bapak Ahok memberikan bukti nyata dan menjalankan amanahnya sebagai pemimpin. Mereka percaya kepada Bapak Ahok yang dari kalangan Non Muslim karena di jaman sekarang ini orang muslim itu sendiri banyak yang tidak mencerminkan perilaku layaknya seorang muslim. Saya mendapat cerita dari dosen saya yang baru saja pulang dari luar negeri, bahwasanya orang-orang di luar sana dari segi kedisplinan dan kebersihan sangat terjaga. Mereka saling tenggang rasa satu sama lain, dan mereka yang melakukan itu adalah Non Muslim. Ketika dosen saya membandingkan dengan rakyat Indonesia yang notabennya adalah orang Muslim, justru mereka bersikap layaknya mereka bukan seorang Muslim. Ini yang menjadi tanda tanya besar. Oleh karna itu kita jangan hanya menilai seseorang dari segi agamanya saja karna di jaman sekarang banyak agama yang hanya tertera di KTP nya saja, tapi dari segi sikap, mereka tidak menunjukkan hal itu.

d.    Jika aksi demo 4 November kemarin bertujuan untuk menjatuhkan kepemimpinan atau repotasi Bapak Ahok di karenakan karena beliau orang Non Muslim. Perlu di sadari, dalam konteks ini Bapak Ahok hanya menjalani amanahnya sebagai pemimpin dalam suatu pemerintahan. Beliau bekerja demi kepentingan kesejahteraan rakyat. Sekarang kita lihat, apa di dalam setiap pidato Bapak Ahok pernah mengatakan, “Orang muslim harus masuk agama nasrani, orang Muslim harus tunduk sama orang Nasrani.” Pernakah kita mendengar seperti itu, kan tidak. Beliau hanya bekerja untuk rakyat dan untuk keluarga yang beliau sayangi di rumahnya. Lalu dalam hal ini apa yang harus di permasalahkan?

Kita sebagai orang Muslim harus cerdas, kita memiliki banyak cara pandang di dalam Islam. saya berikan contoh seperti ini.
Di dalam Islam, kita membaca Al-Qur’an akan mendapat pahala dari Allah. Namun ketika seorang perempuan yang sedang datang bulan dan dia membaca Al-Qur’an itu malah di harapkan. Sekarang amati contoh diatas? Bagaimana bisa membaca Al-Qur’an yang awalnya kita bisa mendapat pahal namun akan bersifat haram ketika seorang perempuan yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan datang. Begitu juga dengan kasus Bapak Ahok, kita jangan hanya melihat suatu peristiwa atau masalah dari satu sumber saja namun sumber yang lain juga. Bukankah Islam itu kaya dengan ilmu, kita memiliki banyak sumber sebagai acuhan hidup kita, oleh karena mari kita menjadi manusia yang lebih cerdas yang tidak mudah untuk di bodohi. Kita harus bisa melihat suatu masalah itu dengan konteks yang jelas dan jeli, terutama kita sebagai generasi muda, kita harus memiliki integrasi tinggi agar kita tidak hanya mengikuti pendapat orang lain, tapi kita harus berani menyuarakan apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita seperti yang kalian baca saat ini, ini adalah suara pikiran saya.

Cukup sekian catatan dari saya. Sekali lagi SAYA MOHON MAAF apa bila ada hal-hal yang kurang benar atau menyinggung pihak lain. disini BUKANNYA SOK TAHU. Disini saya hanya menulis tentang opini saya. Mengapresiasikan pendapat saya melalui tulisan ini. Kurang lebihnya MOHON MAAF karena saya bukan ahlinya, harap di maklumi apabila ada hal yang salah – TERIMA KASIH.